Agustus 1, 2018

GAC (Global Action Canada)

Pembuatan database HKSR dan publikasi situasi HKSR di Indonesia

Hak dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) adalah salah satu hak asasi manusia yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945, pasal 28, UU No. 39 tentang Hak Asasi Manusia, rencana aksi ICPD, dan Beijing Action Platform. Namun demikian, di Indonesia, HKSR belum terlihat diterapkan secara komprehensif sehingga kebijakan dan program yang ada belum mampu untuk menghormati, melindungi dan memenuhi HKSR individu dan kelompok, terutama bagi mereka yang dimarjinalkan.

Merespon situasi itu, Aliansi Satu Visi (ASV) sebagai sebuah aliansi yang peduli pada isu HKSR di Indonesia bersama 20 lembaga yang menjadi anggotanya, berinisiatif untuk menyusun alat ukur yang bisa memaksimalkan advokasi HKSR dari berbagai sisi, tidak hanya sebagai alat ukur atas keberhasilan program yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi HKSR, tapi juga mengukur HKSR warga negara yang sudah tercapai. Program ini dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih mengingat berbagai permasalahan HKSR yang ada akan memperkaya pengembangan indikator dan proses pengumpulan data. Di masa depan, kerangka dan alat akan digunakan untuk mengumpulkan data HKSR di lebih berbagai provinsi tempat organisasi anggota ASV bekerja.

Untuk melaksanakan kegiatan ini, ASV mendapat dukungan dari Global Affairs Canada dari bulan Oktober 2017 sampai September 2018.

Tujuan

Mempublikasikan laporan 2017 tentang situasi HKSR di Nusa Tenggara Timur dengan mengembangkan kerangka kerja database, alat dan mekanisme pelaporan, serta membangun kapasitas anggota ASV dan pemangku kepentingan lokal.