Rayakan Hari Remaja Se-Dunia 1000 Remaja Suarakan Ruang Aman untuk Remaja

Rayakan Hari Remaja Se-Dunia

1000 Remaja Suarakan Ruang Aman untuk Remaja

Oleh : Adhityas Putri Utami

 

 

Dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional, pada  tanggal 14 Agustus 2018 Centra Mitra Muda (CMM) PKBI DKI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan DKI dan Kanwil Kemenkumham DKI mengadakan berbagai rangkaian kegiatan di Pusat Perfilman H Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta. Kegiatan ini melibatkan 1000 remaja dari ragam identitas  yang ada di Jakarta seperti remaja sekolah, karang taruna, remaja difabel, dan remaja yang berhadapan dengan hukum.

Berbagai kegiatan diadakan dalam acara ini seperti Pameran karya remaja yang berisikan karya-karya kerajinan dan photovoice, Dance4life yang merupakan kampanye dari oleh  dan untuk remaja yang berbentuk tarian  untuk  pencegahan kekerasan seksual, pencegahan HIV – AIDS dan pemenuhan hak kesehatan reproduksi remaja, Pementasan  Teatrikal Cerita Remaja oleh Teater Semut, Pemutaran film 1000 pertanyaan untuk Pak Gubenur  yang berisikan  suara remaja tentang pertanyaan seputar kebijakan Pemprov DKI dan keinginan remaja, Pementasan musik kreatif dari Remaja Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas  II Jakarta, dan pentas akapela dan Tari Betawi SMKN 48 Jakarta

Selain itu juga terdapat  Talkshow Anak dan Remaja yang Berhadapan dengan Hukum dengan narasumber Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM  RI dan remaja dari LPKA Klas II Jakarta,  pengumpulan tandatangan sebagai dukungan untuk pemenuhan ruang aman bagi remaja,  layanan konseling kesehatan reproduksi remaja dan vct, serta layanan pemeriksaan kesehatan oleh Klinik PKBI DKI Pro Care.

Menurut Novie Juanita coordinator CMM PKBI DKI  tema yang diambil untuk peringatan  Hari Remaja Tahun 2018 adalah Berikan Ruang Aman untuk Remaja yang merupakan terjemahan dari tema Internasional Safe Space  for Youth. Bonita Merlina, Direktur Eksekutif Daerah PKBI DKI  juga menjelaskan dukungan PKBI tehadap upaya-upaya pemenuhan ruang aman untuk remaja, karena ketika remaja memiliki ruang yang aman untuk terlibat, mereka dapat secara efektif berkontribusi pada pembangunan, termasuk perdamaian dan kohesi sosial di DKI Jakarta. Bonita juga mengajak semua pihak terlibat aktif memberikan ruang aman untuk remaja, termasuk anak dan remaja yang berhadapan dengan hukum”.

Hari Remaja Internasional itu sendiri diperingati  setiap tanggal 12 Agustus . Dicetuskan oleh PBB pada tahun 1998  sebagai peringatan khusus untuk merayakan hal-hal yang berkaitan dengan remaja dan  pertama kali  diperingati pada tahun 2000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *