Remaja Tumbuh Bersama PMI Kota Jakarta Timur

Palang Merah Indonesia adalah  sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Dalam upaya menyiapkan kader dan calon pemimpin di masa depan, PMI menyediakan wadah bagi para remaja untuk mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.  Hal ini disambut baik oleh pihak sekolah dan orang tua dengan selalu memberikan dukungan kepada remaja untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Palang Merah Remaja di dalam maupun luar sekolah. 

Dalam masa pandemi saat ini, warga Jakarta diimbau agar membatasi aktivitas di luar rumah untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Hal ini berdampak pula pada aktivitas Palang Merah Remaja yang  berubah dan harus dilakukan secara daring. Menyikapi hal ini, tentunya PMI Kota Jakarta Timur segera move on  dari keadaan yang ada. Berbekal platform yang sesuai dan narasumber yang ahli di bidangnya, remaja Jakarta Timur diajak untuk mengikuti “Latihan Gabungan Daring”. Kegiatan ini akan menjadi alternatif untuk tetap memenuhi kebutuhan para anggota PMR di masa pandemi. Para fasilitator juga mengemas kegiatan dengan menarik dan mengklasifikasinya sesuai tingkat pendidikan, yaitu Mula (Tingkat SD/MI), Madya (Tingkat SMP/Mts), dan Wira (Tingkat SMA/MA).

“Bersyukur bisa ikut latihan gabungan yang belum tentu PMR di wilayah lain juga merasakan seperti saya. Pematerinya asyik  dan saya mendapat banyak pengetahuan baru, mitos dan fakta tentang kondisi pubertas pada remaja. Selain itu, senang bisa berkenalan dengan teman-teman  PMR sekolah lain.” ujar Anggi, salah satu PMR SMKN 7 Jakarta.

Sesuai dengan Tri Bakti Palang Merah Remaja, diantaranya meningkatkan keterampilan hidup sehat dan mempererat persahabatan. Menurut anggota PMR di wilayah Jakarta Timur, “Latihan Gabungan Daring” menjadi wadah yang tepat bagi remaja untuk mendapatkan ilmu baru dan menambah relasi sebaya. Temanya pun disesuaikan dengan materi dasar PMR antara lain Pertolongan Pertama dan Pendidikan Remaja Sebaya.  Hal ini menjadi sangat penting mengingat remaja perlu dibekali ilmu dasar untuk menolong diri sendiri dan orang lain disekitarnya. 

Bukannya tanpa hambatan, Kepala Markas PMI Kota Jakarta timur, Ibu E. Komalasari menjelaskan bahwa koneksi internet kadang menjadi kekurangan dalam melakukan pelatihan secara daring, sehingga peserta kurang terlibat dan fasilitator merasa terbatas dalam menggali informasi. Namun, Latihan Gabungan PMR Daring selain menjadi salah satu Program Kerja PMI Kota Jakarta Timur dalam rangka meningkatkan kapasitas remaja, juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian kepada para remaja agar tetap dapat beraktivitas ekstrakurikuler di masa pandemi.

Harapan dari fasilitator PMR PMI Kota Jakarta Timur yang disampaikan oleh Novianti Aghel yaitu PMR dapat teredukasi dengan materi-materi PMR khususnya kesehatan reproduksi dan menjaga diri agar tetap aman di masa pandemi. 

Penulis: Zahra Maay|Editor:  Pradnyawidari Dharmika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *