KOLABORASI AKSI REMAJA SEHAT

Poster Acara KOLASE (sumber: Aliansi Satu Visi)

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, penutupan program Get Up Speak Out (GUSO) yang juga sebagai puncak acara Kolaborasi Aksi Remaja Sehat (Kolase) ini diselenggarakan oleh Aliansi Satu Visi bersama para lembaga yang tergabung melalui via zoom dan kanal youtube pada Rabu, 28 Oktober 2020 pukul 09.00-12.00 WIB. Acara ini merupakan rangkaian acara yang telah dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya, seperti ruang berbagi dan berbagai jenis perlombaan. Dalam acara puncak ini, peserta akan menyaksikan beragam penampilan yang luar biasa. Selama acara ini juga menghadirkan juru bahasa isyarat untuk memudahkan teman-teman tuli agar turut bergabung.

“Acara ini menampilkan karya yang terbaik dari yang terbaik”, ungkap Kak Tami selaku koordinator acara yang mengaku sulit ketika memilih karya yang akan ditampilkan di acara ini. “Ya karena tiap lembaga punya kekuatannya masing-masing sehingga dengan berat hati kami harus memilih”, tambahnya. 

Pembukaan acara dibawakan oleh Akbarry Noor dan Teliana Juwita sebagai MC yang memulai acara dengan menampilkan animasi video tentang protokol zoom dan menyapa peserta yang hadir. Selanjutnya penampilan beralih ke musikalisasi puisi berjudul ‘Suara Muda” yang dibawakan oleh Akmal dan Riska perwakilan Champion4Life dari Yayasan Pelita Ilmu. Acara berlanjut dengan sambutan singkat yang disampaikan oleh Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns dan Ketua Pengurus ASV, I komang Sutrisna. Dilanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai program GUSO yang disampaikan oleh Kak Fita sebagai Koordinator GUSO Nasional di Indonesia sekaligus menampilkan video kegiatan GUSO yang telah berjalan.

Rangkaian acara selanjutnya adalah Youth Power Talk bertema Remaja Berdaya Untuk Sesama yang dibawakan Rodja, perwakilan remaja PKBI Jawa Tengah. Setelah itu juga ada pemutaran video bertema “From Zero to Hero” yang menceritakan 4 fokus program GUSO yaitu pendidikan seksual dan repoduksi yang komprehensif, pelayanan kesehatan ramah remaja, pemberdayaan remaja serta kampanye dan advokasi. Acara berlanjut ke talkshow interaktif bersama Kak Neira Budiono yang merupakan co-founder Tabu.id. Talkshow ini membahas cerita tokoh pergerakan hak kesehatan seksual dan reproduksi di program GUSO yang turut mengundang narasumber dan champion untuk berbagi.

Setelah talkshow yang menceritakan hal mengharukan, acara ini juga menghadirkan 3 stand up comedian yang menghibur peserta dengan tema-tema menarik. Di tengah-tengah Mbak Sakdiyah, Meisa, dan Alan yang menguras tawa peserta, 2 remaja perwakilan PKBI Jawa Tengah dan PKBI DKI Jakarta juga menyampaikan cerita mereka di sesi Youth Power Talk.

“Acara ini bukti betapa pentingnya pendidikan HKSR di Indonesia, banyak keresahan dan suara yang secara jelas tersampaikan, ini dapat menjadi wadah penyaluran aspirasi”, hal terdalam ini disampaikan oleh Ernesto, atau kerap dipanggil Eto yang merupakan Relawan Institut Hak Asasi Perempuan (IHPA). Ya, memang salah satu rangkaian acara ini ada perlombaan membuat poster, photovoice, dan juga tiktok bertemakan Remaja Berdaya Berani Bersuara, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Komprehensif Bukan Tabu Tapi Perlu, dan Semua Berhak Akses Layanan Kesehatan Ramah Remaja.  “Kolase membuat banyak anak muda semakin kreatif karena banyak challenge yang bisa diikuti, semakin banyak positive insight untuk menjalani hari-hari kedepannya dengan kekuatan anak muda yg dimiliki”, ungkapan Farah Putri Arijani,  Relawan PMI Kota Jakarta Timur yang melengkapi perkataan Eto. Kolase telah merebut hati para remaja untuk menyadari betapa pentingnya bersuara dan berkreativitas.

Selama acara pun terselip kuis-kuis seru yang berhadiah handphone, tablet, sepeda, dan banyak voucher belanja. Hal ini  menambah keseruan acara Kolase ini.

“Semoga Remaja Indonesia dapat menikmati keberhasilan program GUSO, sehingga cita-cita bangsa dapat terwujud”, harapan yang disampaikan Kak Fita ini diamini oleh Eto. “Kamu punya suara, kamu berhak bahagia, bahagia kamu tentang diri kamu, kamu terlahir sempurna dan dengan alasan apapun. Kamu adalah kamu, selamat berproses, hidup tidaklah mudah, tak apa-apa untuk merasakan hal yang tidak baik-baik saja. Kalian semua hebat” tambah Eto dengan penuh semangat.

Penulis: Zahra

Editor: Pradnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *